Makalah Dampak Cat Tembok Terhadap Polusi Udara dan Kesehatan Manusia



Dampak Cat Tembok Terhadap Polusi Udara dan Kesehatan Manusia
A.    Latar belakang
Rumah merupakan tempat tinggal dimana kita bisa berlindung didalamnya dan melakukan kegiatan aktiviatas sehari-hari seperti tidur, makan, mandi, memasak dan sebagainya. Rumah akan semakin tinggi nilai estetikanya bila dihias baik pada arsitektur, pewarnaan cat tembok, penambahan furniture dan perkarangannya. Di zaman modern ini banyak sekali metode-
metode pembangunan rumah seperti dekorasi dan pemilihan warna pengecatan yang lebih baik. Seperti pada cat tembok, banyak sekali para produsen memproduksi cat tembok dengan berbagai warna yang indah untuk kepuasan konsumennya. Harga cat tembok bervariatif, semakin mahal cat tersebut maka bahan yang digunakan dalam pembuatan semakin berkualitas tetapi tidak sedikit para produsen kurang memperhatikan kualitas bahan yang didigunakan dalam pembuatan cat tersebut sehingga menjadi tidak aman bagi kesehatan tubuh manusia.
Cat sebagian besar digunakan oleh masyarakat pada umumnya menggunakan bahan kimia. Salah satunya adalah VOC. Bahan VOC ini mudah menguap di udara sehingga berakibat terjadinya pencemaran udara dalam ruangan yang dicat. Selain VOC bahan kimia yang terkandung di dalam cat ialah hidrokarbon, lead atau timbale (Pb), xylem dan lain-lain.  Dampak yang ditimbulkan dari udara yang mengandung bahan kimia organik ini ialah gangguan kesehatan pada manusia. Oleh karena itu perlunya pengetahuan masyarakat terhadap kandungan cat yang berbahaya, dampak serta penaggulangannya. Berikut didalam makalah ini akan dibahan lebih lanjut mengenai Dampak Bahaya Cat Tembok Terhadap Polusi Udara dan Kesahatan Manusia


B.     Rumusan Masalah
1.      Apa penegertian cat dan komponen-komponennya ?
2.      Apa saja pengaruh komponen-komponen cat terhadap udara ?
3.      Apa dampak pemakain cat tembok berbahaya ?
4.      Bagaimana cara penaggulannya terhadap pemakaian cat tembok ?

C.     Tujuan
1.      Mengkaji pengertian cat dan komponen-komponennya.
2.      Mengakji pengaruh kompeonen-komponen cat terhadap udara .
3.      Mengkaji dampak pemakaian cat tembok berbahaya.
4.      Mengkaji cara penanggulangan pemakaian cat tembok.

D.    Pembahasan
1.      Penegertian Cat dan Komponennya
Cat adalah suatu cairan yang dipakai untuk melapisi permukaan suatu bahan dengan tujuan memperindah (decorative), memperkuat (reinforcing) atau melindungi (protective) bahan tersebut. Setelah dikenakan pada permukaan dan mengering, cat akan membentuk lapisan tipis yang melekat kuat dan padat pada permukaan tersebut. Pelekatan cat ke permukaan dapat dilakukan dengan banyak cara: diusapkan (wiping), dilumurkan, dikuas, disemprotkan (spray), dicelupkan (dipping) atau dengan cara yang lain.
Cat adalah istilah umum yang digunakan untuk keluarga produk yang digunakan untuk melindungi dan memberikan warna pada suatu objek atau permukaan dengan melapisinya dengan lapisan berpigmen. Cat dapat digunakan pada hampir semua jenis objek, antara lain untuk menghasilkan karya seni (oleh pelukis untuk membuat lukisan), salutan industri (industrial coating), bantuan pengemudi (marka jalan), atau pengawet (untuk mencegah korosi atau kerusakan oleh air)

Pada umumnya cat terdiri dari sejumlah komponen seperti pelarut, pelekat, pewarna dan bahan tambahan lainnya. Bau menyengat pada cat tembok lebih banyak bersumber dari pelarut, yang biasanya berbasis minyak (oil-based). Dikutip dari Essortment, Rabu (4/8/2010), cat tembok yang menggunakan pelarut berbasis minyak mengandung banyak volatile organic compound (VOC) yang mudah menguap. Jika terhirup, dampaknya bagi kesehatan bisa bervariasi sesuai dengan daya tahan tubuh masing-masing individu.

2.      Bahan –Bahan Kimia Berbahaya Pada Cat
Adapun dibawah ini beberapa bahan kimia berbahaya di dalam cat sebagai berikut :
a.       Volatile Organic Compound (VOC)
Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kualitas udara di dalam rumah adalah zat kimia organik yang mudah menguap (VOC). Selain berbau tidak nyaman, VOC meningkatkan kadar polusi di dalam rumah dan dapat membahayakan kesehatan. Sebagian besar dari cat tembok dan cat minyak mengandung kadar VOC yang tinggi walaupun kadang-kadang ditutupi dengan bau parfum atau essense.
Senyawa organic volatile (VOC) adalah senyawa organic yang mudah menguap. Banyak senyawa organic volatile memiliki karakteristik mudah menguap/ berubah dari fasa cair menjadi fasa gas pada temperatur ruang. Sifat fisik dan kimia dari VOC membuatnya mudah tersebar ke seluruh penjuru mata angin. Pajanan VOC terutama dikhawatirkan terjadi di dalam ruangan. Hal ini perlu diwaspadai karena VOC yang mudah menguap tidak akan bisa keluar (terperangkap) atau mungkin sulit untuk keluar dari udara di dalam ruangan.
VOC termasuk benzena, pelarut seperti toluen dan xilen serta perkloroetilen. VOC dilepaskan dari pembakaran bahan bakar, seperti bensin, kayu, batubara, bahan-bahan pelarut, cat, lem dan produk-produk lain yang digunakan di rumah dan kantor. Emisi kendaraan bermotor adalah sumber VOC yang penting. Berbagai senyawa VOC adalah pencemar udara yang berbahaya, benzene, formaldehida, benzo – a – pirena (BaP). VOC juga merupakan precursor ozon yang dapat meningkatkan produksi ozon meningkat dengan cepat.

b.      Benzene
Benzena, diklasifikasikan sebagai "A Kelas" karsinogen oleh Badan Perlindungan Lingkungan (EPA), adalah kimia yang sangat berbahaya yang bertanggung jawab untuk penyakit seperti Penyakit Hodgkin, berbagai pernapasan dan gangguan kulit, dan bahkan leukemia.
Meskipun benzena memiliki bau yang kuat, jelas dan tidak berwarna. Hal ini terutama terkandung dalam cat, pelarut dan pewarna, dan risiko kerja lebih besar di industri minyak dan minyak bumi, dimana benzena digunakan dalam kilang. Paparan terhadap benzena juga mungkin dalam percetakan dan industri kertas dan pulp.
c.       Formaldehida
Senyawa kimia formaldehida (juga disebut metanal, atau formalin), merupakan aldehida dengan rumus kimia H2CO, yang berbentuknya gas, atau cair yang dikenal sebagai formalin, atau padatan yang dikenal sebagai paraformaldehyde atau trioxane. Pada umumnya, formaldehida terbentuk akibat reasi oksidasi katalitik pada metanol. Oleh sebab itu, formaldehida bisa dihasilkan dari pembakaran bahan yang mengandung karbon. Salah satu sifat formaldehida adalah bisa dioksidasi. Jika zat ini dioksidasi oleh oksigen atmosphere akan berubah menjadi asam format. Larutan ini seharusnya diisolasi agar tidak kemasukan udara.
Formaldehida merupakan salah satu polutan dalam ruangan yang sering ditemukan karena resin formaldehida dipakai dalam bahan konstruksi ini melepaskan formaldehida pelan-pelan. Apabila kadar di udara lebih dari 0,1 mg/kg, formaldehida yang terhisap bisa menyebabkan iritasi kepala dan membran mukosa, yang menyebabkan keluarnya air mata, pusing, teggorokan serasa terbakar, serta kegerahan.
d.      Lead/timbale (Pb)
Lead atau lebih dikenal  dengan timbal sejenis logam berat yang terdapat secara alami di dalam kerak bumi. Keberadaan timbal bisa juga berasal dari hasil aktivitas manusia, yang mana jumlahnya 300 kali lebih banyak dibandingkan Pb alami yang terdapat pada kerak bumi. Timbal (Pb) adalah logam yang mendapat perhatian khusus karena sifatnya yang toksik (beracun) terhadap manusia.Timbal (Pb) dapat masuk ke dalam tubuh melalui konsumsi makanan, minuman, udara, air, serta debu yang tercemar Pb. Timbal banyak digunakan industri cat untuk member pigmen cat. BAnyak jenis pigmen berbahaya seperti Lead chromate: digunakan untuk memberi warna hijau, kuning dan merah; dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf pusat. Kromium: memberikan warna hijau, kuning dan oranye; dapat menyebabkan kanker paru dan iritasi kulit, hidung dan saluran napas atas. Kadmium: memberi warna hijau, kuning, oranye dan merah; dapat menyebabkan kanker paru.
Paparan Pb dosis tinggi mengakibatkan kadar Pb darah mencapai 80 µg/dL pada orang dewasa dan 70 µg/dL pada anak-anak sehingga terjadi ensefalopati, kerusakan arteriol dan kapiler, edeme otak, meningkatkanya tekanan zalir serebrospinal, degenerasi neuron, serta perkembangbiakan sel gliayang disertai dengan munculnya ataksia, koma, kejang-kejang, dan hiperaktivitas.
Kandungan Pb dalam darah berkorelasi dengan tingkat kecerdasan manusia. Semakin tinggi kadar Pb dalam darah, semakin rendah poin IQ.Apabila dalam darah ditemukan kadar Pb sebanyak tiga kali batas normal (intake normal sekitar 0,3 mg/hari), maka akan terjadi penurunan kecerdasan intelektual.
e.       Thinner
Semua cat mengandung pelarut/solvent yang biasanya berupa tiner. Tiner akan menguap segera setelah cat dioleskan, saat itu pekerja cat dapat mengisap bahan berbahaya yang terkandung dalam solven. Pajanan terhadap solvent dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, iritasi mata, hidung dan tenggorokan, masalah reproduksi dan kanker.
f.       Hidrokarbon
Toksisitas hidrokarbon disebabkan karena bahan ini mudah menguap (volatil) sehingga mempengaruhi organ respirasi (paru); di samping itu dapat juga mempengaruhi sistem saraf, jantung, ginjal, hati dan gastrointestinal. Hidrokarbon volatil seperti bensen, toluen dan silen dapat memberikan sensasi euforia dan halusinasi sehingga sering disalahgunakan (abuse).
3.      Dampak Pemakaian Cat Tembok Berbahaya
Berdasarkan bahan-bahan yang terkandung dalam cat tembok, bila ditinjau damapaknya dapat diketahui sebagai berikut :
a.       Adanaya kandungan timbal dapat menyebabkan penurunan IQ, ensefalopati, hiperaktivitas dan antaksia.
b.      Thinner dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, iritasi mata, hidung dan tenggorokan, masalah reproduksi dan kanker.
c.       Volatile Organic Compound (VOC) dapat mencemari udara karena mampu membuat produksi ozon meningkat dengan cepat.
d.      Hidrokarbon  dapat mempengaruhi kerja organ respirasi (paru); di samping itu dapat juga mempengaruhi sistem saraf, jantung, ginjal, hati dan gastrointestinal.
e.       Benzene seperti Penyakit Hodgkin, berbagai pernapasan dan gangguan kulit, dan bahkan leukemia.
f.       Formaldehida, menyebabkan iritasi kepala dan membran mukosa, yang menyebabkan keluarnya air mata, pusing, teggorokan serasa terbakar serta kegerahan.
4.      Cara Penanggulangan Pemakaian Cat Tembok
Dibawah ini merupakan cara penanggulangan yang dapat dilakukan sebagai berikut :
a.       Pilihlah cat tembok yang ramah lingkungan. Sekarang ini sudah tersedia cat tembok penyerap polutan.
b.      Pilihlah cat yang rendah kadar VOC.
c.       Saat mengecat tembok atau peralatan rumah, buka jendela dan pintu lebar-lebar dan ciptakan ventilas udara dengan kipas angin. Jangan lupa kenakan masker saat mengecat.
d.      Sebaiknya ruangan yang baru dicat tidak langsung dihuni.
e.       Menyediakan ventilasi pada ruangan yang mana berfungsi sebagai tempat pertukaran gas.
f.       Menyediakan tanaman yang mampu menyerap polutan.
g.      Menyediakan sanitasi ruangan yang memenuhi standar seperti jendela.









Kesimpulan
Cat adalah suatu cairan yang dipakai untuk melapisi permukaan suatu bahan dengan tujuan memperindah (decorative), memperkuat (reinforcing) atau melindungi (protective) bahan tersebut. Pembuatan cat umumnya berasal dari bahan kimia. Ada beberapa cat tembok yang mengandung zak-zat kimia berbahaya. Alhasil berdampak pada pencemaran udara didalam ruangan bercat sehingga dapat menimbulkan keracunan atau komlpikasi terhadap manusia yang menghirup udara tersebut. Efek ditimbulkan dari pemakaian cat tembok yang mengandung zat-zat kimia bahaya ialah seperti pusing, mual, sakit pernapasan dan lain-lain.
Saran
Masyarakat perlu mengetahui tentang kesehatan dan kualitas udara di dalam ruangan, seperti pengecatan tembok rumah. Oleh karena itu masyarakat harus teliti dan jeli dalam pemilihan cat tembok rumah (kadar VOC rendah) dan menyediakan sanitasi ruangan yang memenuhi standar seperti ventilasi. Menyediakan tanaman penyerap polusi merupakan hal yang membantu sehingga pencemaran udara didalam ruangan dapat berkurang.










Daftar Pustaka
Pantona News, 2012, Waspada Racun Kimia di Rumah,[online],  (http://www.pantonanews.com/2656-waspada-racun--kimia-di-rumah). Diakses pada tanggal 12 Januari 2013
Anonim, 20120, Polusi Pencemaran Udara Dan Dampak, [online], (http://princinata.blogspot.com/2010/06/polusi-pencemaran-udara-dampak-dan_24.html). Diakses pada tanggal 12 Januari 2013
Anonim, 2012, Efek Kesehatan Jangka Panjang dari Paparan Toluena dan Thinner, [online], (http://bioindustries.co.id/efek-kesehatan-jangka-panjang-dari-paparan-toluena-dalam-thinner-3244/). Diakses pada tanggal 12 Januari 2013
Anonim, 2007, Siklus dan Cara Mengelolanya, [online], (http://www.blogster.com/tegarrezavie/voc-siklus-dan-cara-mengelolanya). Diakses Pada tanggal 12 Januari 2013
Anonim, Zat Kimia Berbahaya dalam Cat, [online], (http://bioindustries.co.id/zat-zat-kimia-berbahaya-dalam-cat-3064/). Diakses pada tanggal 12 Januari 2013

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "Makalah Dampak Cat Tembok Terhadap Polusi Udara dan Kesehatan Manusia"

Poskan Komentar